Pada hari Kamis, tanggal 16 April 2026, Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Andalas menyelenggarakan kegiatan Coaching Skripsi yang bertempat di Ruang Sidang Sosiologi FISIP Universitas Andalas. Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan akademik yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir atau skripsi secara tepat waktu, sistematis, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Coaching Skripsi menjadi salah satu bentuk komitmen Laboratorium Sosiologi dalam memberikan pendampingan akademik kepada mahasiswa, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses penyusunan skripsi.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Sosiologi yang sedang menyusun proposal penelitian maupun skripsi. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah mahasiswa yang hadir untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai strategi penyusunan skripsi, teknik penulisan ilmiah, serta analisis data penelitian kualitatif. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu memperlancar proses penyelesaian tugas akhir.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Andalas. Dalam sambutannya disampaikan bahwa penyusunan skripsi merupakan salah satu tahapan akademik yang menentukan keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi pada jenjang sarjana. Oleh karena itu, mahasiswa memerlukan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada aspek metodologis, tetapi juga pada penguatan motivasi, manajemen waktu, dan strategi menyelesaikan skripsi secara efektif.
Sesi pertama disampaikan oleh Indeska Putra, M.Sos. dengan tema “Menulis Skripsi yang Baik dan Selesai.” Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan skripsi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kedisiplinan, konsistensi, dan kemampuan mengelola waktu. Peserta diberikan pemahaman mengenai tahapan penyusunan skripsi mulai dari menentukan topik penelitian, merumuskan masalah penelitian, menyusun kajian pustaka, memilih metode penelitian yang sesuai, hingga menyusun laporan penelitian secara sistematis.
Selain itu, narasumber juga membagikan berbagai pengalaman dan strategi praktis dalam menghadapi hambatan yang sering dialami mahasiswa selama proses penyusunan skripsi, seperti kesulitan menentukan fokus penelitian, keterbatasan referensi, rasa jenuh dalam menulis, hingga proses bimbingan dengan dosen pembimbing. Mahasiswa diberikan motivasi untuk membangun kebiasaan menulis secara konsisten, membuat target penyelesaian setiap bab, serta memanfaatkan berbagai sumber referensi ilmiah yang kredibel sebagai dasar penyusunan karya ilmiah.
Pada sesi berikutnya, materi disampaikan oleh Fendi Agus Syahputra, M.Sos. dengan tema “Analisis Data Penelitian Kualitatif.” Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa analisis data merupakan salah satu tahapan penting dalam penelitian yang menentukan kualitas hasil penelitian. Narasumber menjelaskan berbagai teknik analisis data kualitatif, mulai dari proses reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, hingga proses verifikasi hasil penelitian. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik pengkodean data (coding), penyusunan kategori, identifikasi tema-tema penelitian, serta cara menyusun interpretasi data yang didukung oleh teori dan temuan lapangan.
Materi yang disampaikan dilengkapi dengan contoh-contoh analisis data berdasarkan hasil penelitian sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai penerapan teknik analisis data kualitatif dalam penyusunan skripsi. Narasumber juga memberikan berbagai tips dalam menjaga validitas data, meningkatkan ketajaman analisis, serta menyusun pembahasan yang mampu menjawab rumusan masalah penelitian secara komprehensif. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Diskusi berlangsung secara interaktif dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk saling berbagi pengalaman dalam proses penyusunan skripsi. Suasana kegiatan yang komunikatif membuat peserta lebih percaya diri dalam mengemukakan berbagai permasalahan yang dihadapi serta memperoleh solusi yang dapat diterapkan dalam penyelesaian tugas akhirnya.
Kontributor,
Noliza Safitri, S.Kom